Senin, 14 Mei 2012


Sterling Tergilas Gelombang ‘Risk Aversion’

Senin, 14 Mei 2012 11:33 WIB



Monexnews - Di awal pekan ini (Senin, 14/5), mata uang Inggris Poundsterlingterlihat semakin terpuruk lantaran gelombang hindar resiko (risk aversion) masih mewarnai pasar terkait kian memuncaknya ketidakpastian politik di Yunani dan kekhawatiran terhadap perbankan Spanyol.  
Beban negatif semakin membengkak setelah sebuah laporan industri menunjukkan tingkat kepercayaan konsumen Inggris merosot tajam seiring ekonomi kini terjrumus ke dalam resesi. Data yang rilis hari Jumat lalu menunjukkan indeks National Consumer Confidence merosot tajam ke angka 44 di bulan April dari sebelumnya 53.
Tekanan terhadap Sterling kian besar setelah munculnya sinyal terhadap memburuknya prospek ekonomi, sehingga meningkatkan spekulasi bahwa Gubernur bank sentral Mervyn King kemungkinan akan melanjutkan program Quantitative Easing saat merilis laporan inflasi pada hari Rabu lusa. GBP tercatat berkisar di area $1.6065-an setelah sempat merangsek titik rendah $1.6051.(Dar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar